Saat baru meraih impian, Niyala harus menghadapi realitas pahit: menikahi pewaris kaya demi keluarganya atau memperjuangkan cinta pertamanya yang sudah memiliki calon pendamping.
Jadi kalau film ini masuk ke Bioskop sebagai film Lebaran,
bahwa ini bakal jadi hits dan disukai banyak Ibu-Ibu di Indonesia.
Tentu saja, formula kayak gini emang works di era 2000an awal tapi belum tentu di jaman sekarang.
Dengan segala kebetulan yang terjadi dalam hidup Niyala, membuat film ini punya cacat logika di beberapa point cerita yang bikin bergumam: Benarkah??
Dan twist akhir yang bikin: LAH KOK GITU? Memang ini gong yg cocok buat Ibu2 Indonesia klepek2.
Setetes Embun Cinta Niyala memang udah ga sesuai dengan proporsi cerita drama reliji jaman sekarang, tapi ya tetap saja pasti ada pasarnya. Dan tentunya sudah bukan gue.
I hate to say, akting Bebi Tsabina jelek 🥲✋. Sementara yang lain, masih oke.