Teror desa semakin mencekam karena banyak hal-hal aneh yang terjadi di desa tersebut, apa lagi banyak korban dari warga desa adalah para wanita hamil. Kejadian menyeramkan secara berturut turut dan meresahkan, sehinga membuat warga pun marah dengan keadaan di desa tersebut. Teror-teror menyeramkan dan penampakan semakin hari semakin menjadi menjelang malam satu suro.
Ada logika bercerita yg ga sampe (mungkin gue aja) yg bikin Sengkolo: Petaka Satu Suro ini jatohnya jadi kayak film horror kebanyakan.
Meskipun, endingnya emang mengembalikan titah horror klasik yg mana pak Ustadz akan selalu jadi garda terdepan.
Aulia Sarah banyak ngangkat film ini jadi ke level agak mendingan. Meski ga sepenuhnya works.
Titik-titik jumpscare yang dar der dor dari awal juga bikin ngerasa capek sih karena sepanjang film diulang-ulang.