Hestu (Angga Yunanda) dan Akbar (Dodit Mulyanto) adalah saudara kembar. Hestu merantau ke kota, sementara Akbar tinggal di kampung bersama Nenek. Hubungan Hestu dengan keluarganya retak hingga ia bersumpah hanya akan pulang jika Nenek meninggal. Ucapan jadi kenyataan. Nenek wafat tepat pada hari keramat, Sabtu Wage bulan 6 tanggal 6, jam 6.. Konon, siapa pun yang meninggal di hari itu akan gentayangan sampai ada yang menemaninya ke alam baka. Sejak saat itu, arwah Nenek memburu Hestu dan Akbar untuk ikut bersamanya. Teror semakin menjadi-jadi, memaksa dua bersaudara ini mencari cara menghentikannya termasuk membuat kekacauan di desa demi mencari “pendamping” bagi Nenek di alam baka. Mampukah mereka selamat dari jeratan arwah Nenek?
Niatnya bikin meta horror-nya Rapi dengan semua setan yg udah ada di film-film mereka muncul di film ini tuh menurut gue niat yg oke. Tapi sayang banget eksekusinya berantakan.
Sebelum Dijemput Nenek ini film horror-komedi yg entah kenapa kurang ngeblend. Serba nanggung
Dan kembali lagi ke-setelan, orang non Jawa dipaksa pake dialek Jawa yg maksa yg jadinya irritating.
Padahal menurut gw ini film kalau timing komedi sama horrornya tepat bakal menarik.