Seorang gadis ingin balas dendam pada ayahnya—seorang komedian senior terkenal yang telah meninggalkannya sejak kecil—dengan menggunakan rahasia memalukan sang ayah sebagai materi stand-up comedy-nya. Namun semakin dalam ia menggali rahasia tersebut, semakin ia memahami keadaan sang ayah, hingga akhirnya ia justru menyayangi pria yang dulu begitu ia benci.
Sebagai penonton yang udah beberapa kali nonton film pendeknya Aco, tentu saja debut film panjangnya emang dinantikan banget.
Sebenernya kebaca sih kalau Aco bakal bikin film yang emang gak jauh dari root yang udah dia bangun.
Bahwa di balik tawa yang sekeras apapun ada luka yang sedang dipendam adalah hal yang ingin disampaikan oleh Aco melalui Tawa yang diperankan baik oleh Rachel Amanda.
Seorang komika kelas teri yg mencoba memberikan insight tentang "ke-yatim-pasif-an" dia melalui bit-bitnya.
Penyutradaraan Aco memang punya kekhasan tersendiri, begitu juga apa yg dia eksekusikan di Suka Duka Tawa ini, semuanya mulus dan memang sudah terukur dari awal.
Di bagian akting, gue sih tutup mata gimana chemistry Rachel-Rifnu itu beneran gokil
Meski ada beberapa titik yg "off", tapi overal Suka Duka Tawa mampu mengcapture perasaan yang ingin diungkankan melalui gesture dan emosi para pemainnya.
Belum sempurna, tapi debut yang menjanjikan untuk Aco.