Endah (Ersya Aurelia), Fadhil (Arbani Yasiz), Dwi (Moch. Arif Alfiansyah), Hendra (Bukie B. Mansyur), Wati (Wavi Zihan), Ningsih (Erika Carlina), dan Franky (Benidictus Siregar) berangkat bersama puluhan orang lainnya ke sebuah pabrik gula untuk menjadi buruh musiman. Setiap tahun pabrik gula mempekerjakan orang-orang dari desa sekitar untuk mempercepat proses penggilingan tebu di musim panen. Awalnya semua berjalan wajar tanpa keanehan, sampai suatu malam, Endah terbangun dan keluar dari mes/loji tempatnya menginap demi membuntuti sosok misterius. Sejak kejadian malam itu, para buruh mulai mengalami teror yang terus meningkat, mulai dari kecelakaan kerja yang menimpa salah satu dari mereka, sampai tewasnya seorang buruh secara mengenaskan di sumur belakang. Kemudian terungkap bahwa pabrik tersebut berdampingan dengan kerajaan demit, sesuatu telah membuat para demit marah sehingga sekarang mereka menuntut nyawa para buruh.
KKN di Pabrik Gula
Horor dengan selipan komedi dan unsur budaya yang lumayan mantep. Cara ngagetinnya cukup efektif dan diselingi dengan keheningan yang bikin nahan nafas. Cara beceritanya lumayan oke meski di bagian akhir agak kepanjangan. Cukup dijabarin juga misteri di balik Pabrik Gulanya dan ada apa di balik aturannya. Aspek teknisnya juga bagus. Kamera worknya cakep. Suasana yang dibangun juga terasa serem.