Suzzanna (Luna Maya) dicintai oleh Bisman (Clift Sangra), penguasa desa yang kejam. Namun, karena haus kekuasaan, Bisman malah menyantet ayah Suzzanna hingga tewas. Dendam atas kematian sang ayah pun mendorong Suzzanna mempelajari ilmu Santet. Ketika balas dendam, Suzzanna menyadari kekuatan Bisman jauh lebih besar dari yang ia duga. Di tengah perjalanan, ia jatuh cinta pada Pramuja (Reza Rahadian), pria taat agama yang tak mengetahui rahasianya. Hingga akhirnya, Suzzanna dihadapkan pada pilihan: meneruskan dendam, atau mempertaruhkan segalanya demi cinta!
Ga ada yg cela-nya dari segala sisi, baik cerita, akting skala produksi, dan teknis sinematik lainnya. Cuman satu aja cela-nya dan itu cukup krusial, yaitu faktor unexpected yang alfa, seperti pada film dgn cerita original, bukan film remake. Tahun2 lalu, film2 lebaran diisi dgn film2 exciting dgn cerita original. Contohnya Pabrik Gula dan Siksa Kubur. Tahun ini, snooze fest. Danur yg gak tamat2 sampai kiamat, film tentang ibu yg sudah bejibun jumlahnya, film tentang strugle gen z yg itu2 melulu, 2 film anak, dan film remake suzanna yg topiknya selalu sama. Pilihan film lebaran yg gak menarik.
Overal, film suzanna ini less than exciting, more of a cash grab during holiday season. Same with the 5 others. I did not rush to the cinema this year, this is the first lebaran movie i watched this year and only watched it a week after it’s released. The other films, ntar deh.