Tidak ada satu pun ibu di dunia ini yang sanggup menguburkan anaknya sendiri... Itulah yang terjadi pada Alya (Nirina Zubir) ketika bersama suaminya Raka (Nugie) dan putri mereka Yasmin (Firzanah Alya) liburan ke rumah ibunya, Bu Dewi (Muthia Datau) di sebuah desa terpencil. Tapi liburan ini ternyata membawa petaka. Putrinya Yasmin mengalami kecelakaan tragis, dan tenggelam saat bermain di danau. Dalam suasana duka yang mendalam, Alya tidak dapat membawa jenasah Yasmin kembali pulang ke Jakarta untuk dikuburkan. Karena cuaca dan perjalanan yang tidak memungkinkan, akhirnya Yasmin dimakamkan di halaman belakang rumah ibunya ini. Lalu Alya dan suaminya kembali ke Jakarta, mencoba menjalani hidup seperti biasa. Tapi tidak mudah, Alya selalu merasakan panggilan dari anaknya Yasmin. Perasaan aneh ini mendorong Alya untuk kembali ke desa ibunya untuk melihat kuburan putrinya itu. Dan ternyata kuburan itu memang sudah kosong! Jasmine sudah bangkit dan menjadi sosok yang mengerikan! Kuburan itu ternyata pernah dikutuk: siapa pun yang dikuburkan di dalam tanah itu, akan hidup kembali menjadi sosok yang menakutkan. Dengan bantuan Basri (Septian Dwi Cahyo) penduduk setempat, mereka mencari Yasmin yang sudah mulai meneror seisi kampung. Bila Alya tidak rela anaknya pergi, apakah sekarang Alya siap menerima kalau Jasmine hidup kembali?
Pet sematary dengan kearifan lokal tapi versi gagal. Paruh pertama udh cukup bagus, tapi untuk menuju ke konflik yang sebenarnya dari film ini malah draggy banget, padahal udh oke kalau hantunya itu pocong tapi pas akhiran mnp jadi hantu anak kecil? Dan aneh juga, waktu anaknya belum diketahui bangkit itu jadi pocong, pas udh tau anaknya bangkit jadi hantu anak kecil?? 😠ahh yaudahlah, tapi ya penyakit film ini masih sama dengan film horor lainnya yaitu sama sama klise. Lagi lagi penyelesaiannya terlalu gampang dan plot twistnya masih tentang santet huhu