Sebagai penutup film DANUR, the last chapter berhasil jadi film danur paling megah, mahal dan mewah. Untuk penyutradaraan mas awi suryadi, dari segi teknis harus diacungi jempol. Mulai dari visual, pengambilan gambar, pergerakan kamera dan lainnya udh cakep banget. Tapi syg dari ceritanya terasa kurang. Ada bbrp scene yang ditunjukin di trailer tapi gada di filmnya. Jadi rasanya seperti tiba tiba begini, tiba tiba begitu. Dan nonton di IMAX soundnya terasa berlebihan, apalagi pas ada jumpscare. Mana kemunculan jumpscarenya juga sangat repetitif, sangat usang, dan kadang kaget tuh karena soundnya. Kembali ke ceritanya, ceritanya terbagi 2. Riri dirasuki oleh canting yang ternyata canting sudah ditunjukan difilm danur sebelumya, dan risa yang tidak bisa melihat peter Cs maka peter Cs harus merasuki risa dengan melihatkan kematian mereka supaya bisa membantu riri. Saat cerita tentang peter Cs sebenarnya cukup menarik, akan tetapi waktu scene yang melibatkan riri dan canting itu sangat membosankan. Harusnya canting bisa jadi fokus utama di filmnya ini tapi cerita canting ini dibutuhkan karena buat jembatan ceritanya peter Cs aja. Dan endingnya pun kayak lewat begitu saja, padahal pas mau menuju klimaks itu menarik lho, kirain endingnya bakal seGONG itu karena ini penutup franchise.
Danur the last chapter harusnya bisa lebih bagus lagi andai story dan kemunculan jumpscarenya bisa dibuat lebih kreatif lagi...