LENA (Sandrinna Michelle) datang dari Jakarta ke Malang untuk kuliah bersama kakaknya, BENHUR (Ari Irham). Mereka tinggal di kos milik sepasang suami istri, Bu Astri (Diah Permatasari) dan Pak Wiryo (Erwin Moron) yang baik dan ramah. Kos itu bagus, murah, nyaman, dan penuh kehangatan. Setiap minggunya Bu Astri mengundang seluruh penghuni kos makan malam bersama. Tapi kos yang tenteram, berubah menjadi penuh kejanggalan ketika seorang anak kos mengalami mimpi aneh. Ia meyakini kos itu angker, bahkan menyebut ada pocong gantung. Awalnya, Lena dan yang lainnya tidak percaya, hingga ia sendiri melihatnya dan teror mengerikan terjadi. Kos ini bukan kos biasa. Ada harga yang harus dibayar. Bukan uang, tapi nyawa.
Permasalahan terbesar film ini adalah pengucapan bahasa Jawa dan sundanya yang gaenak didenger. Aktingnya juga ga terlalu bagus. Banyak kelakuan bodoh yg dilakukan sama masing² karakternya. Gada scene yang bener bener bikin takut juga..