Yohanna (Laura Basuki) mengisahkan seorang biarawati muda bernama Yohanna yang berangkat ke Sumba untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan niat tulus dan keyakinan kuat pada panggilan pelayanannya, ia meminjam sebuah truk untuk mengangkut donasi. Namun misi tersebut berubah menjadi krisis ketika truk berisi bantuan itu dicuri, memaksanya turun langsung ke lapangan untuk mencarinya kembali. Dalam proses pencarian, Yohanna merasakan realitas sosial yang keras, serta sistem yang penuh ketidakadilan. Ia bertemu dengan anak-anak yang berjuang untuk hidup dan terjebak dalam pekerjaan berbahaya, termasuk seorang gadis muda yang kemudian membantunya. Pengalaman ini mengguncang pandangannya tentang pelayanan dan iman, karena ia menyaksikan langsung penderitaan yang sebelumnya hanya ia pahami secara teoretis. Pada akhirnya, pencarian truk menjadi perjalanan batin. Yohanna tidak hanya menghadapi tantangan eksternal, tetapi juga krisis keyakinan dan identitas dirinya sebagai biarawati. Melalui perjumpaannya dengan mereka yang tertindas, ia menemukan pemahaman baru tentang makna iman, pengorbanan, dan kemanusiaan.
Laura Basuki lagi-lagi membuktikan kalau dia adalah aktris serba bisa. Mau meranin apa dan siapa aja bagus dan cocok kayaknya. Latar Sumba dalam film-film juga memang gak pernah salah.
Tapi plotnya ini kayak lagi mimpi pas lagi demam. Maju mundur tidak karuan dan banyak keputusan-keputusan tokohnya yang tak masuk akal.
Selama nonton beneran bingung ini pusing karena ngikutin ceritanya atau karena duduk terlalu depan. Hehe.