Saat beasiswa kuliah kedokterannya terancam dicabut, Alin (Amanda Rawles) yang merantau terpaksa kembali ke rumah. Setelah kembali ke rumah, ia kemudian menyadari bahwa kehidupan keluarganya kini makin susah, sementara Ayahnya (Bucek) jarang ada di rumah. Adik (Nayla Purnama)dan Kakaknya (Eva Celia) juga harus menanggung banyak beban di keluarga hingga mengorbankan diri dan mimpi-mimpi mereka. Alin juga tanpa sengaja menemukan buku harian milik ibunya. Isi buku harian tersebut penuh dengan memori masa muda ibunya, termasuk mimpi-mimpinya. Ini membuat Alin bertanya-tanya, andai ibu tidak menikah dengan ayah, akankah hidup ibunya lebih bahagia? Pertanyaan itu pun membuat Alin berpikir apakah Irfan (Indian Akbar), pasangannya, adalah pasangan yang tepat untuk dirinya?
Ini tuh film yang 5 menit opening pertamanya aja udah engaging, udah tau tentang apa dan bagaimana karakter-karakternya. Ensemble castnya okeee semuaaa!! Pemilihan cast Wulan muda dan Pak Tio muda juga miriip! Gue lagi pilek jadi makin pilek gegara nangis nonton filmnya.
Film drama realistis tipe gue banget, make upnya juga natural dan nggak lebay, sempet baca kolom komen review film ini banyak yg pada curcol pada punya bapak kayak Pak Tio yang nggak guna dan ngeselin kayak gitu.
Kekurangannya paling masih pengen liat sisi baik lainnya dari Pak Tio, biar lebih berasa karakter dia masih ada abu-abunya. Sama sisi lain Wulan yang sesekali pengen liat dia jadi manusia normal, bukan terlalu bidadari kayak gitu. Hiks hangat banget film ini. Endingnya ngajarin kita bersyukur dan kasih sayang ibu dan anak-anaknya tidak terhingga. Sampe dia bilang kalo nasib ibu tetap kayak gini dia tetep gak nyesel nikah sama bapaknya karena bisa punya anak-anak kayak mereka. Well said!