Tak lama setelah selamat dari serangan brutal keluarga Le Domas, Grace menyadari bahwa ia telah memasuki tingkat berikutnya dari permainan mimpi buruk tersebut—kali ini bersama saudari kandungnya yang telah lama terasing, Faith. Grace hanya memiliki satu kesempatan untuk bertahan hidup, melindungi sang saudari, dan merebut Kursi Tertinggi Dewan yang mengendalikan dunia. Empat keluarga rival memburunya demi takhta, dan siapa pun yang menang akan berkuasa atas segalanya.
Jujur, keputusan untuk buat film ini kerasa maksa dan ga kreatif banget. Tapi jujur juga, menontonnya masih (bahkan lebih) menegangkan, menyenangkan serta menghibur sama seperti film pertamanya.
Mungkin karena menontonnya di Bioskop, film keduanya menurutku terasa lebih fun buat diikutin selain karena sajian gorenya yang menghibur, yaitu komedi-komedi yang timingnya on-point dan aku rasa difilm keduanya bagian komedinya lebih banyak. Dari segi "game" nya pun skalanya lebih luas dan eksploratif lagi, walau bunuh-bunuhannya gaada yang segar tapi rasanya masih tetap menggugah.
Yang agak disayangkan aja bagian drama filmnya kerasa kurang penting dan filler banget, rasanya kalo dari awal konsisten gila-gilaan tanpa mikirin moral bakal jauh lebih oke dan jatuhnya gaakan klise. Karena bagian dramanya lumayan kerasa usang dan generic banget.
Tapi ya terlepas apapun kelemahan dan kemalasan naskahnya, gabisa boong sih kalo aku beneran bersenang-senang banget menontonnya wkwkkwkwkw