Tiap lebaran, Arga (Ardit Erwandha) selalu jadi sasaran cibiran keluarga. Di tengah sepupu–sepupunya yang sudah mapan, Arga yang sudah 3 tahun menganggur pun semakin merasa minder. Ekonomi makin sulit, pacar minta segera dinikahi, Adiknya (Adzana Ashel) terancam gagal bayar uang kuliah, dan rumah nenek yang mereka tumpangi hendak dijual. Ia pontang panting mencari kerja, demi bisa membuktikan diri pada keluarga. Akankah Arga bisa membuktikan kalau di acara kumpul keluarga Lebaran tahun 2026 ini, dirinya bisa sukses dan dihormati?
Tunggu Aku Sukses Nanti adalah film lebaran yang lebaran banget. Film ini sukses menangkap fenomena keluarga di Indonesia. Melalui Arga, kita bisa melihat bagaimana lebaran yang seharusnya menjadi momen hangat ketika keluarga berkumpul malah menjadi momen menyebalkan ketika pencapaian kita dihakimi, lalu yang paling bawah direndahkan. Kita juga dapat melihat beratnya menjadi anak pertama yang juga seorang sandwich generation, yang memikul banyak beban ekspektasi yang tidak ada habisnya. Pasti banyak penonton yang relate dengan Arga. Meskipun begitu, ada subplot-subplot yang terasa kurang memuaskan, seperti soal karier dan percintaan Arga. Transisi emosi antaradegannya juga terkadang terasa kurang nyaman. Akan tetapi, itu semua masih bisa ditutup dengan kisah perjalanan Arga yang membanggakan, yang tentu saja didukung performa Ardit Erwandha yang keren banget.
Ajak orang tua, saudara, om tante, kakek nenek, sepupu-sepupu, keponakan-keponakan, teman-teman, dan pacar/pasangan kalian untuk menonton Tunggu Aku Sukses Nanti. Setidaknya, melalui film ini, kalian bisa mengutarakan hal yang mengganjal di hati selama ini secara tidak langsung, hahaha. Tapi, semoga pulang dari bioskop tidak jadi awkward ya.
Sila lihat reviewku selengkapnya di https://sapphirekey.blogspot.com/2026/03/tunggu-aku-sukses-nanti-sebuah-film.html